MENPAR ARIEF YAHYA AMBIL KEPUTUSAN TEGAS TERKAIT PULAU KOMODO

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Menteri Pariwisata, Arief Yahya memastikan Pulau Komodo yang menjadi salah satu tujuan wisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak akan ditutup untuk wisatawan. Masyarakat di kawasan ini juga tidak akan dipindah.“Sudah ada keputusan dari Tim Terpadu. Satu Komodo tidak akan ditutup dan kedua masyarakat tidak boleh pindah,” kata Arief di sela-sela Focus Group Discoussion Satu juta wisatawan mancanegara ke DestinAsi Super Prioritas Bobobudur melalui Pengambangan Aksesibilitas bandara YIA, di Terminal Penumpang Bandara YIA, Rabu (18/9/2019). 

Ini merupakan keputusan, Tim Terpadu yang dipimpin Dirjen di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Keputusan ini pun sangat dinantikan para pelaku wisata dan biro perjalanan wisata untuk memastikan promosi dan pemasaran paket wisata.
Selama ini, kata Arief, para pelaku sangat menantikan kepastian dari pemerintah terhadap akses wisata di Pulau yang memiliki hewan langka Komodo. Sejumlah operator tidak berani menjual paket wisata ke sana karena masih menunggu. Dengan adanya kepastian ini diharapkan akan membawa angin segara bagi dunia pariwisata ke sana. “Harus ada kepastian ini, dan 2020 tetap bisa dibuka,” katanya.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur berencana menutup Pulau Komodo untuk kunjungan wisata. Alasannya untuk pengembangbiakan hewan purba tersebut.
Namun rencana itu menuai pro kontra di masyarakat. Hingga akhirnya dibentuk tim terpadu di bawah kendali Kementerian LHK untuk mengadvokasi kebijakan yang ada di pulau tersebut.

“Menurut aku setiap tempat, terutama alam itu memerlukan waktu untuk restorasi. Kayak gunung setiap tahun ada jadwal restorasinya. Tapi untuk TN Komodo banyak masyarakat yang sudah menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata, jadi mungkin ada beberapa pertimbangan khusus,” tutur Febrian.. Salah satu tanggapan, Travel Blogger terkenal dari Indonesia. 

Untuk para wisatawan sekarang tenang saja dengan keputusan pak Menteri Ini sudah tidak ada alas an lagi kan untuk tidak berkunjung Ke Labuan Bajo.

Sampai jumpa di Labuan Bajo!